perbandingan buku


Judul:Sistem Sosial Budaya Indonesia Suatu Pengantar
Penulis:Jacobus Rajanbar, S.H., M.Si
Penerbit:Ghalia Indonesia


Cetakan:Pertama
Ukuran:155 x 230 mm
Jumlah Halaman:xii, 251 hlm

 


Penulis beranggapan bahwa ilmu-ilmu sosial seharusnya memposisikan sebagai pembantu dari aktivitas pembangunan dengan berupaya menerjemahkan gejala-gejala sosial yang tersaji pada masyarakat lalu mengambil inti maknanya untuk dipergunakan sesuai keperluannya. buku  ini nampaknya dimaksudkan untuk memberikan hasil pembelajaran atas sistem sosial masyarakat Indonesia terkait struktur, proses sosial, interaksi, perubahan sosial, budaya, dan lainnya.
Buku ini tersusun atas enam bab, yakni 
pendahuluan, dinamika sosial budaya Indonesia dalam pembangunan, konsep pokok dalam sistem sosial budaya Indonesia, implementasi budaya Indonesia, integrasi nasional dan konflik dalam masyarakat Indonesia, dan ikhtisar. 
Pada bagian pendahuluan, penulis mengemukakan konsep dasar yang ada dalam sistem sosial budaya, kemudian pengertian sistem sosial budaya, kehidupan masyarakat sebagai sistem sosial dan sistem budaya, serta kebudayaan dan masyarakat.
Pada bagian dinamika sosial budaya Indonesia dalam pembangunan, memuat pemikiran yang melandasinya, pengertian dan makna sistem sosial budaya Indonesia, perkembangan manusia di Indonesia, perkembangan sosial budaya Indonesia, perkembangan kebudayaan Indonesia, masyarakat nusantara sebagai bentukan yang mengarah ke pelbagai penjuru, manusia Indonesia dalam aspek individu keluarga dan masyarakat, nilai sosial budaya Indonesia, manusia nilai tradisional dan lingkungan
Buku ini tersusun atas enam bab, yakni pendahuluan, dinamika sosial budaya Indonesia dalam pembangunan, konsep pokok dalam sistem sosial budaya Indonesia, implementasi budaya Indonesia, integrasi nasional dan konflik dalam masyarakat Indonesia, dan ikhtisar. Pada bagian pendahuluan, penulis mengemukakan konsep dasar yang ada dalam sistem sosial budaya, kemudian pengertian sistem sosial budaya, kehidupan masyarakat sebagai sistem sosial dan sistem budaya, serta kebudayaan dan masyarakat.
Pada bagian dinamika sosial budaya Indonesia dalam pembangunan, memuat pemikiran yang melandasinya, pengertian dan makna sistem sosial budaya Indonesia, perkembangan manusia di Indonesia, perkembangan sosial budaya Indonesia, perkembangan kebudayaan Indonesia, masyarakat nusantara sebagai bentukan yang mengarah ke pelbagai penjuru, manusia Indonesia dalam aspek individu keluarga dan masyarakat, nilai sosial budaya Indonesia, manusia nilai tradisional dan lingkung

 
buku : Strategi danPerubahan Sosial
penulis : Dr. Indraddin, S.Sos., M.Si.Irwan, S.Pd., M.Si.
Ed.1, Cet. 1--Yogyakarta: Deepublish,
xii, 160 hlm.; Uk:15.5x23 cm  
PENERBIT DEEPUBLISH (Grup Penerbitan CV BUDI UTAMA) 

 a. Strategi Sosial Individu 
merupakan makhluk kreatif yang mampu untuk menciptakan barang dalam setiap aktivitas dilakukan. Sejalan dengan itu, pada teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber bahwa seseorang melakukan tindakan ada tujuan yang akan dicapai dan manusia makhluk yang kreatif. Paradigma tersebut mengambarkan seseorang melakukan tindakankarena ada tujuan, misalnya si Selbi pergi ke pasar, kepergian si Selbi ke pasar ada tujuan atas tindakan yang dilakukan, apakah untuk membeli barangatau hanya ingin melihat suasana pasar maupun melakukan pengamatan di pasar. Tindakan tersebut pasti mempunyai tujuan dalam meraih keinginan atas perbuatannya. Tujuan yang akan dicapai merupakan salah satu cara masyarakat untuk bisa melangsungkan aktivitas kehidupan sebagai manusia. Masyarakat bertindak tidak saja mengutamakanatas kepentingan,akan tetapi juga struktur yang mengakibatkan mereka bertindak dan berubah atas tindakan yang dilakukan. Perubahan mata pencaharian yang terjadi dalam masyarakat tidak atas kepentingan sendiri akan tetapi ada struktur yang menjadikan mereka untuk bertindak atas aktivitas tersebut. Misalnya,masyarakat Desa Putri Puyu melakukan perubahan mata pencaharian akibat adanya kebijakan yang telah diatur oleh pemerintah daerahdalam menghasilkanpendapatan kehidupan.

b. Strategi Interaksi
Sudut pandang sosiologi bahwa topik kajian interaksi sosial cukup menarik untuk kita bahas dalam topik perubahan sosial, hal ini terkait perubahan sosial yang terjadi sebuah proses membentuk kenyataan sosial. Memahami itu semua, bahwa interaksi sosial sebagai jalan yang luas dan sebagai dasar untuk berpijak atas peristiwayang terjadi.Secara teoretisterdapat dua syarat terjadinya interaksi sosial yaitu kontak dan komunikasi. Kontak dan komunikasi terjadi tidak hanya dipengaruhi oleh tindakan yang dilakukan melainkan ada responsatau tanggapan yang dilakukan oleh seseorang dalam melakukan aktivitas hidupnya. Seseorang melakukan kontak sosial tidak saja melalui tatapan muka atau langsung bertemu dan menceritakan apa tujuan dari tindakan tersebut, melainkan kontak sosial dapat dilakukan melalui kontak tak langsung atau tanpa bertemu antara individu satu dengan yang lain.
Kontak sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari terjadi atas dua tindakan yaitu ada yang bersifat positif dan negatif. Artinya seseorang melakukan tindakan tidak saja atas kemauan atau egois melainkan atas keperluan yang harus ia lakukan atau berbagi. Semua tindakan tersebut mempunyai makna dan tujuan atas tindakan yang dilakukan oleh individu dalam kehidupannya.  
Konsep strategisosial sebagai kenyataan sosial yang dilakukan seseorang atas aktivitas yang dilakukan. Dalam interaksi sosial terdapat dua strategiinteraksi sosial yaitu pertama,kerja samaadalah tindakan yang dilakukan dilandasi kata-kata saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Kerja sama suatu usaha yang dilakukan kelompok masyarakat atau individu dalam mencapai suatu tujuan.

C.Strategi Perubahan Sosial 
Perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakatbukanlah salah satu proses perubahan yang terjadi secara mendadak dalam lingkaran kehidupan. Ini terkait individu atau kelompok bahkan struktur yang melakukan atau merencanakanterjadinya perubahan sosial atau ada yang mengantar dalam kehidupan, sehingga perubahan terjadi dengan cepat dalam aktivitas masyarakat.  

Selain itu, perubahan sosial yang terjadi karena muncul atau berkembangnya gagasan atau ide baru dalam masyarakat untuk mencapai kesuksesan atau prestasi kesehariannya. Manusia mampu untuk berkaryadan menciptakan yang terbaru serta melahirkan benda-benda yang unik. Misalnya,pada pemikiran Max Weber yang menjelaskan proses perubahan sosial dalam masyarakat berkaitan dengan perkembangan rasionalitas manusia.


Comments

Popular posts from this blog

Review buku Yansen "revolusi dari desa"